Kamis, 21 Februari 2013

Perang Dingin


PERANG  DINGIN ( COLD WAR )

Perang dalam bentuk ketegangan sebagai perwujudan konflik antara blok Barat dan Timur  karena memperebutkan pengaruh antara USA yang liberalis kapitalis dengan Uni Sovyet yang sosialis komunis

Berakhirnya Perang Dingin Ditandai oleh :
n  Runtuhnya Uni Soviet tahun 1990
n  Tumbangnya negara-negara komunis di Eropa Timur
n  Bersatunya kembali (Reunifikasi) Jerman

AKIBAT  PERANG DINGIN
BIDANG  POLITIK
Amerika dan Uni Sovyet saling berusaha berebut pengaruh kepada negara-negara lain supaya berada di pihaknya. Amerika mengembangkan paham demokrasi-kapitalis dan Uni Sovyet mengembangkan paham sosialis-komunis

BIDANG  EKONOMI
Amerika dan Uni Sovyet berusaha untuk memberikan bantuan atau pinjaman kepada negara-negara yang menjadi sasarannya. Amerika yang menjadi negara kaya banyak memberikan pinjaman kepada negara-negara yang sedang berkembang termasuk negara Eropa Barat yang hancur akibat PD II

BIDANG MILITER
Munculnya sistem Aliansi / Pakta Pertahanan Yaitu Negara  yang mempunyai musuh yang sama berusaha membentuk wadah guna mempertahankan diri serta melindunginya

CONTOH  SISTEM ALIANSI
1.      Pembentukan CENTO ( Central Treaty Organization ) tahun 1959, merupakan perubahan dari pakta Baghdad beranggotakan AS, Inggris, Iran, Iran, Turki dan Pakistan
2.      METO (Middle East Treaty Organization ), merupakan kerjasama antara AS, Turki, Iran, Iran, Pakistan
3.      Pembentukan Pakta warsawa Tahun 1955 yaitu kerjasama pertahanan keamanan negara komunis (misalnya Mongolia, Polandia, Cekoslovakia, Bulgaria, Rumania, Jerman Timur dan Uni Sovyet
4.      Pembentukan NATO ( North Atlantic Treaty Organization )1949 yaitu pertahanan militer di Eropa al AS, Kanada, Inggris, Perancis, Belanda, Luxemburg, Norwegia, Denmark, dll
5.      Pembentukan ANZUS( Australia, New Zealand, United States ) 1951 yaitu pakta pertahanan negara USA, Australia, Selandia Baru
6.      Pembentukan SEATO ( South East Asian Treaty Organization ) 1954 yaitu kerjasama pertahanan di Asia Tenggara antara lain USA, Inggris, Filipina, Singapura dan Selandia Baru

BIDANG RUANG ANGKASA
Amerika dan Uni Sovyet saling berlomba untuk memperebutkan ruang angkasa misalnya :
1.      Uni Sovyet meluncurkan pesawat ruang angkasa Sputnik I dan II tahun 1957
2.      Amerika mengimbangi dengan meluncurkan Explorer I dan II tahun 1958

Perkembangan Tata Dunia, Hubungan Utara Selatan Dan Munculnya Kecenderungan Yang Bersifat Global dan Regional

n  Gerakan Non Blok ( Non Alignment)
            Negara yang tidak memihak blok barat maupun blok timur
F Latar Belakang
            Munculnya Blok Barat dan Blok Timur yang saling bersaing untuk memperbutkan pengaruh di dunia internasional yang akan mendorong timbulnya persekutuan militer dan perlombaan senjata
F Pelopor Gerakan Non Blok
            Yoseph Bros Tito ( Yugoslavia )
            Ir. Soekarno ( Indonesia )
            Gamal Abdul Nasser ( Mesir )
            Jawaharlal Nehru ( India )
            Nkrumah Kwame ( Ghana )
F Tujuan Gerakan Non Blok
Memajukan perdamian dunia dan menjalin kerjasama bidang ekonomi, sosial dan politik

KTT  GERAKAN  NON BLOK
KTT Non Blok   I                  1 – 6 September 1961 di Beograd, Yugoslavia
KTT Non Blok   II                5 – 10 Oktober 1964 di Kairo, Mesir
KTT  Non Blok  III               8 – 10 September 1970 di Lusaka, zambia
KTT  Non Blok  IV               5 – 9 September 1973 di Algier, Aljazair
KTT  Non Blok V                 16 – 19 September 1976 di Colombo, Srilanka
KTT  Non Blok  VI               3 - 9 September 1979 di Havana, Cuba
KTT  Non Blok  VII                         7 – 12 Maret 1983 di New Delhi, India
KTT  Non Blok  VIII            tahun 1986 di Harare, Zimbabwe
KTT  Non Blok  IX               tahun  1989 di Beograd, Yugoslavia
KTT  Non Blok  X                tahun 1992 di Jakarta, Indonesia
KTT  Non Blok  XI               tahun 1995 di Cartagena, Colombia

ASEAN ( Association of South Easrt Asian Nations)
§  Didirikan berdasarkan Deklarasi Bangkok 8 Agustus 1967 yang ditandatangani lima menlu antara lain :
Adam Malik ( Indonesia )
Tun Abdul Razak ( malaysia )
Thanat Khoman ( Thailand )
S. Rajaratnam ( Singapura )
Narcisco Ramos ( Filiphina )

F Latar Belakang Terbentuknya ASEAN
      Adanya  5 faktor pendorong yaitu :
      a. Hubungan sejarah masa lampau           
      b. Persamaan Dasar Kebudayaan 
      c. Perasaan senasib sepenanggungan
      d. Kepentingan yang sama
      e. Persamaan letak geografis

NEGARA-NEGARA ANGGOTA ASEAN
v   Indonesia
v   Malaysia
v   Filiphina
v   Singapura
v   Thailand
v   Brunei Darussalam ( 7 Januari 1984 )
v   Vietnam ( 28 Juli 1995 )
v   Laos ( 23 Juli 1997 )
v   Myanmar ( 23 Juli 1977
v   Kamboja ( 16 Desember 1998 )

KTT NEGARA-NEGARA ASEAN
KTT I                         23 – 24 Februari 1976 di Denpasar, Indonesia
KTT II                       4 - 5 Agustus 1977 di Kuala Lumpur, Malaysia
KTT III                      14 - 15 Desember 1987 di Manila, Filipina
KTT IV                      27 - 28 Februari 1992 di Singapura
KTT V                       14 - 15 Desember 1995 di Bangkok, Thailand
KTT VI                      15-17 Desember 1998 di Hanoi, Vietnam

OKI ( Organisasi Konferensi Islam )
Didirikan pada tanggal 25 September 1969 berdasar Deklarasi Rabat (Maroko) atas prakarsa Raja Hussein II (Maroko) dan Raja Faisal ( Arab Saudi )

Latar Belakang :
1)      Pembakaran Masjidil Aqsho oleh Israel
2)      Didudukinya wilayah negara-negara Arab oleh Israel sebagai akibat Perang Arab-Israel tahun 1967
3)      Didudukinya Yerusalem oleh Israel


KTT NEGARA-NEGARA OKI
KTT  I            diselengarakan di  Rabat, Maroko ( 1969)
KTT  II          diselengarakan di  Lahore, Pakistan (1974)
KTT  III         diselengarakan di  Thaif, Arab Saudi (1981)
KTT  IV         diselengarakan di  Casablanca, Maroko (1984)
KTT  V          diselengarakan di  Kuwait City, Kuwait ( 1987)
KTT  VI         diselengarakan di  Dakkar, Senegal (1991)
KTT  VII       diselengarakan di  Casablanca, Maroko (1994)
KTT  VIII      diselengarakan di  Teheran, Iran (1997)

 MEE ( Masyarakat Ekonomi Eropa )
Didirikan oleh Perancis, Jerman, Italia, Belgia, Luxemburg, dan Belanda pada tanggal 25 Maret 1957 dan mulai resmi tanggal  1 Januari 1958
Tujuan :
1. Mempercepat kerjasama antaranggota
2. Mengintegrasikan Eropa barat sebagai satu kesatuan
3. Memperoleh perkembangan yang harmonis dalam
    kegiatan ekonomi
4. Meningkatkan taraf hidup masyarakat Eropa

Organisasi yang bertujuan menjalin kerjasama bidang perdagangan di kawasan Asia Pasifik dibentuk pada bulan November 1989 di canbera, Australia atas prakarsa dari Perdana Menteri Australia Bob Hawke
Latar Belakang :
Munculnya kelompok-kelompok perdagangan seperti pasar tunggal Eropa dan Pasar Bebas Amerika Utara
Tujuan :
Meningkatkan kerjasama ekonomi di kawasan asia pasifik terutama di bidang perdagangan dan investasi
Anggota APEC :
1)      Negara sangat maju ( Amerika dan Jepang )
2)      Negara maju ( Kanada, Australia, Selandia Baru )
3)      Negara Industri ( Korea Selatan, Singapura, Taiwan, Hong Kong)
4)      Negara Berkembang ( Brunei, Malaysia, Philipina, Thailand, RRC, Mexico, Papua Nugini, Chili, Indonesia )
 KERJASAMA UTARA - SELATAN
Faktor pendorong adanya kerjasama Utara-Selatan :
§  Negara utara adalah negara kaya, negara industri teknologi tinggi
§  Negara selatan adalah negara berkembang, belum banyak menguasai teknologi agraris dan kaya bahan baku
§  Untuk dapat saling memenuhi kebutuhan
BERAKHIRNYA PERANG DINGIN  DAN PERKEMBANGAN MUTAKHIR DUNIA
1.            Sebab-sebab Runtuhnya Uni Sovyet
            a. Politik Glasnost (keterbukaan) dan Perestroika (pembaharuan)
            b. Timbulnya nasionailsme di negara-negara bagian Uni Sovyet
            c. Sistem ekonomi yang sentralistis tidak mampu menyejahterakan rakyat
            d. Pembentukan Uni Sovyet yang dilakukan secara paksaan   membuat 
                kondisi  Sovyet mudah rapuh (tidak mengakar kuat)
            e. Dominasi militer semakin kurang akibat ekonomi memburuk
            f. Pudarnya pengaruh komunis akibat adanya politik Glasnost dan 
               Perestroika  yang dicetuskan Mikhail Gorbachev
SOVYET BUBAR SECARA RESMI PADA 25 DESEMBER 1991
2. Bersatunya Jerman
Beberapa peristiwa yang mendorong Jerman bersatu :
-     Kehidupan komunis di Jerman Timur mengekang kehidupan rakyatnya
-     Sistem komunis tidak mampu lagi menjawab kemajuan demokrasi rakyat
-     Dikumandangkannya politik Glasnost Perestroika Gorabchev
-     Adanya  kebebasan hak-hak asasi manusia
-     Kemajuan pesat di Jerman Barat yang menimbulkan keinginan Jerman Timur bergabung
-     Keadaan ekonomi Jerman Timur yang memburuk akibat sistem ekonomi komunis tertutup
Dilanjutkan dengan pertemuan Dua Plus Empat antara lain :
Menlu Jerman Barat dan Menlu Jerman Timur ditambah empat negara antara lain USA, Uni Sovyet , Inggris dan Perancis. Tembok Berlin berhasil dirobohkan pada 3 Oktober 1990

3. Masalah kamboja
           Masalah Kamboja muncul dipengaruhi beberapa faktor :
  1. Timbulnya pemberontakan Jenderal Lon Nol tahun 1969 berakibat Norodom Sihanouk lari ke RRC
  2. Adanya invasi Vietnam ke Kamboja tahun 1976

 Timbul perlawanan antara lain dari :
   a. Pasukan Khmer Merah  pimpinan Khieu Sampan
   b. Pasukan Moulinka Pimpinan Norodom Sihanouk
   c. Pasukan Front Pembebasan Nasional Rakyat Khmer pimpinan Son Sann
Upaya mengakhiri konflik :
1) Jakarta Informal Meeting I  (JIM) di Bogor Juli 1988
2) Jakarta Informal Meeting II di Jakarta Februari 1989
3) Melalui ASEAN
4) Menyelenggarakan International Conference Kambodia (ICK) di Paris 30 –
    31 Juli 1989
5) Melalui misi khusus PBB UNTAC

KONFLIK DI KAWASAN TELUK
A.          Perang Teluk I 1980 – 1988 antara  Iran – Irak
Sebab-sebab pecahnya perang Teluk I :
1.      Persaingan Irak – Iran untuk menjadi pemimpin bangsa Arab
2.      Persaingan Irak – Iran tentang masalah Shatt Al Arab ( jalur perairan strategis yang memisahkan Irak dan Iran menuju teluk Persi )
3.      Berkobarnya revolusi islam Iran dibawah pimpinan Ayatullah Khomeini

          Akibat Perang teluk I:
a.       Perekonomian kedua negara hancur
b.      Irak banyak memiliki senjata dari Barat dan masuknya pengaruh Barat di Irak
c.       Timbulnya perpecahan negara Arab, ada yang pro Irak dan kontra Irak

B. Perang teluk II antara Irak – Kuwait
  
 Sebab-sebab munculnya Perang Teluk II :
  1. Terjadinya pelanggaran kuota minyak oleh Kuwait, Arab dan Uni Emirat Arab sehingga produksi minyak melimpah akibatnya harga minyak jatuh
  2. Ambisi saddam Hussein untuk tampil sebagai orang yang disegani di kawasan Arab
  3. Kuwait dituduh mencuri minyak Irak di Padang Rumeila ( dekat perbetasan dua negara )
  Sebab Khusus : serangan Irak pada kuwait pada 22 Agustus 1990
Akibat perang Teluk II :
  1. Ladang minyak Kuwait rusak berat
  2. Perekonomian Irak mengalami kehancuran serta diblokade ekonomi serta embargo oleh PBB
  3. Amerika semakin kuat pengaruhnya di Timur Tengah
  4. Perpecahan negara Arab
  5. Adanya sikap anti USA
KONFLIK  PALESTINA - ISRAEL
Konflik di Arab berpusat pada masalah Palestina – Israel yang muncul sejak diproklamirkannya Negara Israel tahun 1948. Puncaknya terjadi pada tahun 1967 ketika terjadi perang Arab-Israel. Israel beranggapan bahwa tanah palestina adalah tanah mereka ( The promise Land) dan untuk mewujudkannya tahun 1895 Israel membentuk Gerakan
Zionisme yang bertujuan :
  1. Menghimpun semua orang Yahudi di seluruh dunia menjadi satu bangsa
  2. Menjadikan Palestina sebagai tanah airnya
  3. Mendirikan negara Yahudi atau Israel di Palestina
  4. Melakukan eksodus (pengungsian besar-besaran) ke tanah Palestina
Upaya mengakhiri konflik :
  1. Perjanjian Camp David ( 26 Maret 1979) di USA
         dengan wakil-wakil antara lain :
         a. Israel diwakili PM Manaheim Begin
         b. USA diwakili Presiden Jimmy Carter
         c. Mesir diwakili Presiden Anwar sadat
        Isi Perjanjiannya :
a.       Israel akan menarik pasukannya dari wilayah Mesir
b.      Pengentian perang diantara kedua negara
c.       USA membantu Mesir dan Israel
2. Perjanjian Palestina – Israel (13 September 1993)
       Wakil-wakil dalam Perundingan :
1.      Palestina diwakili Yasser Arafat
2.      Israel diwakili Yizak Rabin
3.      Penegahnya Menlu Norwegia Johan Jorgen Holst
       Hasil perundingan :
Disebut Deklarasi “prinsip-prinsip Tentang Rencana Pemerintahan Sendiri Sementara Palestina
Akibat Perundingan :
  1. Timbulnya gerakan anti perdamaian baik dipihak Israel dan Palestina
  2. Terbunuhnya Yizak Rabin sang arsitek perdamaian
  3. Palestina terpaksa mengakui pemerintahan Israel
 MASALAH APHARTEID
Perbedaan warna kulit, yaitu warga kulit hitam dengan warga kulit putih di Afrika selatan. Mulai dikenalkan pada masa pemerintahan Presiden Dr. Daniel Francois Malan pada tahun 1948

PERJUANGAN DAN PENGHAPUSAN POLITIK APARTHEID
  1. Melakukan aksi unjuk rasa
  2. Melalui forum-forum Internasional antara lain :
         1. Melalui Konferensi Asia Afrika, Gerakan Non Blok dan Sidang Umum
             PBB
         2. Mengucilkan Afrika selatan dalam kegiatan-kegiatan internasional
            (Olimpiade, dll)
c. Dengan Organisasi Pergerakan
   Misalnya Kongres Nasional Afrika ( African National Congress / ANC ) pimpinan Nelson Mandela dan  INKATA (PARTAI  PEMBEBASAN ) pimpinan Mangusta Buthulesi dan Raja Zulu Godwil Zwelitini
 Berakhirnya Politik Apharteid:
  1. Tanggal 21 Februari 1991 Presiden Afrika selatan FW De Klerk mengumumkan penghapusan semua ketentuan dan eksistensi politik apharteid
  2. Menghapus undang-undang yang berhubungan dengan Apharteid yaitu :
         a. Land Act yaitu UU yang melarang warga kulit hitam memiliki tanah di
             luar  yang sudah ditentukan
         b. Group Areas Act yaitu UU yang mengatur pemisahan warga kulit
             hitam dan kulit putih
         c. Population Registration Act yaitu UU yang mewajibkan warga kulit
             hitam untuk mendaftarkan diri menurut kelompoknya sendiri-sendiri
  1. Diadakan pemilihan umum tanpa pembatasan rasial. Dalam pemilu tahun 1994 akhirnya Nelson Mandela menjadi pemenang pemilu dan diangkat menjadi presiden Afrika Sela
KONFLIK DI BEKAS NEGARA YUGOSLAVIA
Setelah meninggalnya Yosep Broz Tito yang berhasil menyatukan Yugoslavia, timbul konflik diantara bekas negara bagian Yugoslavia yang ditandai oleh pernyataan kemerdekan beberapa negara bagian Yugoslavia antara lain :
  1. Kroasia ( 25 Juli 1991)
  2. Slovenia (25 Juli 1991)
  3. Bosnia Herzegovina ( Februari 1992)
Bentuk Konflik :
  1. Konflik antara Serbia x Slovenia
  2. Konflik antara serbia x Kroasia
  3. Konflik Serbia x Bosnia herzegovina
         Konflik ini mengakibatkan pembantaian warga Islam oleh orang Serbia ( Cleansing Ethnis ) karena tidak menginginkan berdirinya negara islam. Bahkan PBB dan negara-negara Barat terkesan membiarkan berlarutnya konflik tersebut.


PENYELESAIAN  KONFLIK
Dilakukan oleh beberapa pihak antara lain :
  1. PBB, yang menyerukan kepada serbia agar menarik keluar tentaranya dari Bosnia dengan mengirimkan Yasushi Akashi sebagai mediator
  2. NATO, mengirim tentaranya ke bekas Yugoslavia dengan tugas melindungi warga Bosnia dan menciptakan wilayah-wilayah damai bebas dari peperangan
  3. Indonesia, sebagai ketua GNB (saat itu) Presiden Soeharto mendatangi bekas Yugoslavia untuk mendamaikan pihak-pihak yang bertikai
  4. Perundingan Dayton, Amerika Serikat ( 1 Nopember 1995) yang ditandatangani di Paris (14 Desember 1995) sehingga disebut Perjanjian Paris. Dihadiri oleh pihak-pihak yang bertikai yaitu :
         a. Bosnia diwakili oleh Presiden Alija Izet Begovic
         b. Kroasia diwakili Presiden Francko Tujman
         c. Serbia diwakili oleh Presiden Slobodan Milosevic

ISI PERUNDINGAN DAYTON
n   Bosnia Herzegovina tetap sebagai negara tunggal secara internasional dibagi atas : kesatuan federasi Bosnia-Kroasia (51%), muslim (49 %)
n   Ibukota Sarajevo tetap bersatu dibawah federasi Muslim Bosnia-Kroasia dan beberap wilayah administarsi otonom dikontrol Serbia-Bosnia
n   Penjahat perang seperti Radovan Karadzik dan Jenderal Ratko Mladik tidak boleh memegang jabatan
n   Pengungsi berhak kembali ke tempatnya
n   Dilaksanakan pemilu antara 6 – 9 bulan setelah penandatanganan Perjanjian Paris


Tidak ada komentar:

Posting Komentar